Jumat, 17 April 2009

Tips Pemadaman Api


Api adalah kawan ketika kecil dan cukup tetapi menjadi monster pemusnah yang menjadi momok bagi sebagian besar masyarakat di republik ini ketika besar dan tidak dapat dikendalikan.

Seringkali kita berpikir bahwa api cukup di padam kan dengan disiram air, tapi pada kasus tertentu cara ini justru bisa sangat membahayakan. Berikut ada tips untuk memadamkan api.

Kita mulai dari sebuah pertanyaan dasar, bagaimana sih bias terjadi nyala api?


Nyala api bisa terjadi bila unsur segitiga api itu terpenuhi, yang dimaksud segitiga api adalah jika terjadi suatu reaksi kimia yang sangat cepat antara unsur udara, panas dan bahan bakar.





Berangkat dari teori dasar inilah kita akan memadamkan api, secara sederhana memadamkan api adalah dengan memutuskan rantai reaksi kimia ke-3 unsur segitiga api, jadi salah satu unsure tersebut kita tiadakan, misal udara (nyala api dapat terjadi pada udara dengan kandungan 10-20% oksigen/zat asam)

Kemudian kita juga harus mengetahui sumber panas disekitar kita, sehingga kebakaran bisa kita atasi sedini mungkin, sumber-sumber panas tersebut bias berasal dari :

* Api terbuka : kompor, obor, rokok, bara dll

* Api listrik : dinamik , ataupun statik

* Api mekanik : benturan, gesekan

* Energi : sinar matahari, radiasi panas

* Kimiawi : reaksi eksoterm

* Kehidupan : jamur-jamur kompos dan minyak

Dengan melihat sumber panas ini kita dapat melakukan tidakan darurat sebelum terjadi kebkaran besar..”Ingat!!! hal ini hanya bias kita lakukan ketika api masih kecil, jika api sudah terlanjur besar kita serahkan pada ahlinya untuk memadamkannya.

Seperti yang saya sudah sebutkan diatas, tidak semua media dapat menggunkan air untuk memadamkannya, pemadaman api kita lihat dari sumber panas yang ada, jika kebakaran terjadi akibat konsleting listrik dan banyak alat listrik ada disana maka menyiramnya dengan air justru merupakan tindakan konyol yang dapat membahayakan jiwa, karena air merupakan penghantar listrik yang baik sehingga dikhawatirkan terkena setrum listrik.

Secara lengkap media pemadam api dibagi menjadi:

1. jenis padat : pasir, karung basah,tepung kimia kering.

2. jenis cair : air.

3. jenis gas : co2 , bcf

4. jenis busa : busa mekanik ( protein/non protein), busa kimia

Secara sederhana tekhnik pemadaman api adalah dengan :

  1. Pendinginan (cooling )

- mengurangi /menurunkan temperatur bahan bakar sampai di bawah temperatur penyalaan.

  1. Penyelimutan (smothering)

- mencegah oksigen masuk.

  1. Pemisahan (separation)

- membatasi bahan bakar yg belum terbakar

4. Pemutusan rantai reaksi pembakaran ( breaking)

- memutuskan formasi radikal bebas yang menunjang terjadinya nyala api.


Secara lengkap untuk memadamkan api secara efektif dan aman bias dilihat pada table berikut :


Slide 1
A P I
P E M A D A M A N
1
2
3
I
II
III
IV
V
VI
KELAS
JENIS
BAHAN
PASIR
AIR
BUSA
CO2
POWDER
HALON
A
BENDA PADAT, KECUALI LOGAM
KAYU, KERTAS, TEXTIL, SAMPAH
BAIK
Jika segera diketahui
SEM-PURNA
BER-
MANFAAT
BER-
MANFAAT
BER-MANFAAT
BER-
MANFAAT
BAHAN BERHARGA, TIDAK DAPAT DIGANTI, DI MUSIUM,ARSIP, KOLEKSI DLL
TIMBUL KERUSAKAN
BAIK
SEMBURAN LEMAH / KABUT
TIMBUL KE-RUSAKAN
SEMPURNA
TIMBUL KERUSAKAN
TIMBUL KERUSAKAN
B
CAIRAN
PRODUK MINYAK, CAT,LAK,GEMUK, OLI
BAIK ( DLM HAL TERCECER)
BER-BAHAYA
SEMPURNA
BAIK
BAIK
BAIK
ALKOHOL, ETHER
BAIK ( DLM HAL TERCECER)
BER-MANFAAT
SEDIKIT EFEK/ TIDAK BERGUNA
BAIK
BAIK
BAIK
B
GAS
ALIRAN GAS
SEDIKIT EFEK/TIDAK BERGUNA
BER-MANFAAT
SEDIKIT EFEK/ TIDAK BERGUNA
BAIK MEMOTONG NYALA API
SEMPURNA MEMOTONG NYALA API
BER-MANFAAT
BAHAN KIMIA + AIR à GAS,Misal:KARBID,PHOSPOR POTASIUM, SODIUM MAGN
BAIK
BER-BAHAYA
BERBAHAYA
BERMANFAAT UNTUK KARBID
BERMANFAAT UNTUK KARBID
BER-BAHAYA
C
LISTRIK
SAKELAR, KOTAK SEKERING, TRANSFORMATOR,TELP., WESEL Board
TIMBUL KERUSAKAN
BER-BAHAYA
BERBAHAYA
SEMPURNA
BUKAN UNTUK WESEL BOARD, TELEPON
BAIK
D
LOGAM
MOTOR BAKAR SEPERTI PADA MESIN MOBIL, TRAKTOR DLL.
TIMBUL KERUSAKAN
TIMBUL KE-RUSAKAN
TIMBUL KE-RUSAKAN
BAIK
BER-MANFAAT
SEMPURNA




Info Ummi Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

2 komentar :

  1. Pak/Bu, tabelnya terpotong...tolong edit dong, saya penasaran soalnya...terima kasih

    BalasHapus
  2. Pak/Bu, tabelnya terpotong...tolong edit dong, saya penasaran soalnya...terima kasih

    BalasHapus